Pengenalan Nimonic 105

Paduan super atau paduan berkinerja tinggi tersedia dalam berbagai bentuk dan mengandung unsur dalam kombinasi berbeda untuk memperoleh hasil tertentu. Paduan ini terdiri dari tiga jenis yang meliputi paduan berbahan dasar besi, berbahan dasar kobalt, dan berbahan dasar nikel. Paduan super berbahan dasar nikel dan paduan super berbahan dasar kobalt tersedia dalam bentuk paduan berbahan dasar tuang atau tempa berdasarkan komposisi dan aplikasinya.

Paduan super memiliki ketahanan oksidasi dan mulur yang baik serta dapat diperkuat dengan metode pengerasan presipitasi, pengerasan larutan padat, dan pengerasan kerja. Mereka juga dapat berfungsi di bawah tekanan mekanis dan suhu tinggi serta di tempat yang memerlukan stabilitas permukaan tinggi

Paduan super Nimonic 105™ adalah paduan nikel-kobalt-kromium. Lembar data berikut memberikan ikhtisar Nimonic 105™.

Kategori:
Nimonic 105(NIMONIC® alloy 105) (W. Nr. 2.4634) adalah paduan berbahan dasar nikel-kobalt-kromium tempa yang diperkuat dengan penambahan molibdenum, aluminium, dan titanium. Ini telah dikembangkan untuk digunakan hingga suhu 950°C, dan menggabungkan kekuatan tinggi paduan berbasis nikel yang tahan lama dengan ketahanan mulur yang baik.

Paduan NIMONIC 105 diproduksi dengan peleburan frekuensi tinggi di udara diikuti dengan pengecoran di udara, atau, untuk aplikasi yang lebih kritis, paduan tersebut diproduksi dengan peleburan vakum dan pemurnian elektroslag. Paduan ini digunakan untuk bilah turbin, cakram, tempa, bagian cincin, baut dan pengencang.

Paduan nikel-kromium-kobalt yang dapat diperkeras secara presipitasi dengan tambahan molibdenum untuk penguatan larutan padat. Ini mirip dengan paduan NIMONIC 105 tetapi memiliki tingkat aluminium dan titanium yang lebih tinggi untuk meningkatkan penguatan melalui pengerasan presipitasi. Paduan ini memiliki kekuatan tinggi dan ketahanan mulur pada suhu hingga sekitar 1850°F (1010°C). Digunakan untuk bilah turbin pada turbin gas pesawat terbang.

Sifat Fisik Nimonic 105:

Titik Leleh (°C)KepadatanModulus Elastisitas
dalam Ketegangan
1290 – 1345 8.01g/cm3188 IPK

Sifat Mekanik Nimonic 105:

Daya tarik
Minimum
(psi)
Kekuatan hasil
Minimal offset 0,2%.
(psi)
% Perpanjangan
dalam 2″ Minimal
167.000112.00025

Komposisi Kimia Nimonic 105:

CDanDenganFeM NCrAndaAlBersamaMohalSBZrNi
0.121.00.21.01.014.0-15.70.9-1.54.5-5.518.0-22.04.5-5.50.00150.01000,003-0,0100.15Bal
Pengelasan Nimonic 105:

Teknik pengelasan yang direkomendasikan untuk Nimonic 105 meliputi pengelasan busur gas-tungsten, pengelasan busur logam gas, pengelasan busur terendam, dan pengelasan busur logam terlindung. Penggunaan logam pengisi paduan yang cocok dianjurkan untuk proses pengelasan dan jika pengisi yang cocok tidak ada, paduan yang kaya akan Ni, Co, Cr, Mo dapat digunakan. Selama tidak adanya logam pengisi yang cocok.

Perlakuan Panas Nimonic 105:

Nimonic 105 dapat diberi perlakuan panas dalam 4 empat langkah. Langkah-langkahnya adalah sebagai berikut: Larutan anil selama 4 jam pada suhu 1149°C (2100°F) dilanjutkan dengan pendinginan udara. Pemanasan selama 16 jam pada 1056°C (1925°F) diikuti dengan pendinginan udara. Pemanasan selama 16 jam pada 849°C (1560°F). Pendinginan udara untuk mencapai pengerasan presipitasi.

Properti Nimonic 105:

Sifat Mekanik & Fisik21,1°C93,3°C148,9°C204,4°C315,6°C371,1°C426,7°C537,8°C648,9°C750°C815°C870°C982°C1093°C1204°C
Kekuatan Tarik Tertinggi /MPa114011231123108410911101110110641038---175--
0,2% Kekuatan Hasil/MPa776762762735735743743740720---152--
Pengurangan luas%313131383039393738---73--
Perpanjangan%222020212024242325---42--
Creep Minimum 0,0001% per jam--------4282329354---
Kekuatan Pecah 10.000 jam--------4712631356512--
Koefisien Ekspansi Termal /µm/m°C12.212.212.212.813.113.413.413.714---18--
Konduktivitas Termal /kkal/(jam.m.°C)9.36310.4110.4111.6712.8914.0414.0415.216.02---22.54--
Modulus Elastisitas/IPK188184184179174168168161154---110--