Inkonel 718 dan Inkonel 725 keduanya merupakan superalloy berbahan dasar nikel, namun komposisi dan sifatnya berbeda, sehingga penerapannya pun berbeda:
Inkonel 718:

- Komposisi: Inconel 718 biasanya mengandung sekitar 50-55% nikel, dengan sejumlah besar kromium (~17-21%), besi (~18,5%), niobium (~5%), dan sedikit tambahan molibdenum, titanium, aluminium, dan tantalum.
- Properti:
- Kekuatan: Kekuatan luar biasa, terutama pada suhu tinggi (hingga sekitar 1300°F atau 704°C).
- Tahan korosi: Ketahanan yang baik terhadap oksidasi dan korosi.
- Aplikasi: Banyak digunakan di ruang angkasa, turbin gas, reaktor nuklir, dan aplikasi suhu tinggi lainnya yang mengutamakan kekuatan dan ketahanan terhadap korosi. Ia dikenal karena keandalannya dalam lingkungan bertekanan tinggi dan mempertahankan sifat-sifatnya pada suhu tinggi.
Inkonel 725:

- Komposisi: Inconel 725 adalah paduan nikel-kromium dengan tambahan niobium, titanium, dan molibdenum. Biasanya mengandung sekitar 58% nikel, kromium signifikan (~19%), niobium (~5,5%), titanium (~1,75%), dan sejumlah kecil molibdenum (~3%) dan aluminium (~0,4%).
- Properti:
- Kekuatan: Kekuatan lebih tinggi dibandingkan Inconel 718, khususnya pada kisaran suhu 1200-1800°F (649-982°C).
- Tahan korosi: Ketahanan yang baik terhadap korosi dan oksidasi, mirip dengan Inconel 718.
- Aplikasi: Terutama digunakan di lingkungan bertekanan tinggi yang memerlukan kekuatan tinggi pada suhu tinggi, seperti komponen mesin jet, pengencang berkekuatan tinggi, dan reaktor nuklir.
Perbandingan:
- Ketahanan Suhu: Inconel 725 memiliki kekuatan yang unggul pada suhu yang lebih tinggi (1200-1800°F) dibandingkan Inconel 718, sehingga menguntungkan untuk aplikasi yang memerlukan kekuatan dalam kondisi panas ekstrem.
- Kekuatan: Paduan 725 umumnya menawarkan kekuatan lebih tinggi dibandingkan Paduan 718, terutama pada suhu tinggi.
- Aplikasi:
- Inkonel 718 lebih serbaguna dan banyak digunakan di berbagai industri karena kombinasi kekuatan dan ketahanan korosi yang seimbang, cocok untuk berbagai aplikasi suhu tinggi.
- Inkonel 725 secara khusus dipilih untuk aplikasi yang menuntut kekuatan tinggi pada suhu di atas apa yang Inconel 718 dapat tahan dengan andal, menjadikannya ideal untuk aplikasi luar angkasa dan rekayasa kinerja tinggi.
Kesimpulannya, pilihan antara Inconel 718 dan Inconel 725 bergantung pada persyaratan spesifik seperti kisaran suhu, kebutuhan kekuatan, dan kondisi lingkungan. Inconel 718 lebih bersifat umum dan digunakan secara luas, sedangkan Inconel 725 dipilih karena kekuatannya yang unggul pada suhu yang lebih tinggi, sehingga cocok untuk aplikasi yang lebih berat di lingkungan ekstrem.
