
Perunggu timah dan perunggu aluminium keduanya merupakan jenis paduan tembaga, tetapi komposisi dan sifatnya berbeda:
Komposisi:
- Perunggu Timah: Terutama terdiri dari tembaga dan timah, dengan kandungan timah biasanya berkisar antara 5% hingga 20%. Ini mungkin juga mengandung sejumlah kecil unsur lain untuk sifat tertentu.
- Perunggu Aluminium: Mengandung tembaga dan aluminium, dengan kandungan aluminium biasanya berkisar antara 5% hingga 12%. Ini mungkin juga mengandung sejumlah kecil besi, nikel, atau mangan.
Properti:
- Perunggu Timah: Dikenal karena ketahanan korosinya yang sangat baik, ketahanan aus yang baik, dan kekuatan yang tinggi. Ini sering digunakan dalam aplikasi seperti perangkat keras kelautan, alat musik, dan bantalan.
- Perunggu Aluminium: Menawarkan ketahanan terhadap korosi yang unggul, terutama di lingkungan laut, serta kekuatan tinggi dan kemampuan mesin yang baik. Ini sering digunakan dalam komponen luar angkasa, pompa, dan katup.

Aplikasi:
- Perunggu Timah: Umumnya digunakan dalam aplikasi yang mengutamakan ketahanan aus yang baik, seperti pada bearing dan bushing.
- Perunggu Aluminium: Biasanya ditemukan di lingkungan yang lebih menuntut, seperti di industri kedirgantaraan dan minyak, karena ketahanan dan ketahanannya terhadap kondisi yang keras.
Singkatnya, perbedaan utama terletak pada elemen paduannya serta sifat mekanis dan ketahanan korosi yang dihasilkan, yang menentukan penerapannya masing-masing.
