Deskripsi perunggu C63020
C63020 adalah paduan Nikel Aluminium Perunggu yang terkenal dengan sifat mekanik dan ketahanan korosinya yang sangat baik, cocok untuk berbagai aplikasi di berbagai industri. Berikut gambaran singkatnya:
- Komposisi: Terutama terdiri dari tembaga (Cu), aluminium (Al), dan nikel (Ni), dengan tambahan besi (Fe), mangan (Mn), dan unsur lainnya.
- Sifat Mekanik: Menawarkan kekuatan tarik tinggi, kekuatan luluh yang baik, dan kekerasan sedang, sehingga ideal untuk komponen yang terkena beban berat dan lingkungan yang keras.
- Aplikasi: Biasa digunakan di lingkungan kelautan untuk baling-baling, perlengkapan, dan pembuatan kapal, dan di sektor kedirgantaraan dan industri untuk bushing, komponen katup, bantalan, dan roda gigi.
- Standar: Mematuhi standar ASTM B150/B150M dan SAE J461, memastikan kualitas dan kinerja yang konsisten dalam berbagai aplikasi.
Pengenalan Produk Perunggu Aluminium Nikel C63020
Komposisi kimia
| Elemen | Komposisi (%) |
|---|---|
| Tembaga | 87.0 – 90.0 |
| Aluminium (Al) | 4.0 – 5.5 |
| Nikel (Ni) | 4.0 – 5.5 |
| Besi (Fe) | 3.0 – 5.0 |
| Mangan (Mn) | 1,0 maks |
| Silikon (Si) | 1,0 maks |
| Timbal (Pb) | 00,05 maks |
| Timah (Sn) | 00,10 maks |
| Seng (Zn) | 00,50 maks |
| Yang lain | 00,50 maks |
Peralatan mekanis
| Milik | Nilai |
|---|---|
| Daya tarik | 690 – 930 MPa |
| Kekuatan Hasil (offset 0,2%) | 380 – 585 MPa |
| Pemanjangan | 15 – 25% |
| Kekerasan (Brinell) | 170 – 230HB |
Performa pada Suhu Berbeda
Perunggu Aluminium Nikel C63020 menunjukkan sifat mekanik yang baik dan ketahanan korosi di berbagai suhu, cocok untuk aplikasi kelautan dan industri.
Aplikasi Industri
Perunggu Aluminium Nikel C63020 digunakan dalam:
- Kelautan: baling-baling, perlengkapan, pembuatan kapal.
- Dirgantara: bushing, komponen katup.
- Industri: bantalan, roda gigi, komponen pompa.
Bentuk dan Ukuran
C63020 Nikel Aluminium Perunggu tersedia dalam berbagai bentuk:
- Batang: Diameter mulai dari 6 mm hingga 150 mm.
- Batangan: Batangan persegi dan bulat dengan berbagai dimensi.
- Pelat: Ketebalan mulai dari 5 mm hingga 50 mm.
- Tabung: OD mulai dari 10 mm hingga 200 mm.
Standar Produksi
C63020 Nikel Aluminium Perunggu sesuai dengan standar internasional seperti:
- ASTM B150/B150M: Spesifikasi standar untuk batang, batang, dan bentuk perunggu aluminium.
- SAE J461: Paduan tembaga tempa dan tuang.
Standar dan Nilai yang Sesuai
| Negara/Wilayah | Standar | Nilai yang Sesuai |
|---|---|---|
| Amerika Serikat | ASTM B150/B150M | C63020 |
| Eropa | BS EN 12163, BS EN 12420 | CuAl9Ni5Fe4 |
| Jepang | DIA H3250 | Bab 6300 |
Pengelasan, Pemrosesan, Pemolesan
Perunggu Aluminium Nikel C63020 dapat dilas menggunakan metode yang sesuai untuk paduan tembaga. Ini dapat dikerjakan dengan mesin dan dapat dipoles hingga hasil akhir yang halus.
Perlakuan Panas dan Pemrosesan Dingin
Perunggu Aluminium Nikel C63020 dapat menjalani perlakuan panas untuk meningkatkan sifat mekaniknya. Pengerjaan dingin juga dapat meningkatkan kekuatannya.
Keuntungan dan Kerugian
| Keuntungan | Metode pemotongan |
|---|---|
| Kekuatan tinggi dan ketahanan terhadap korosi | Biaya lebih tinggi dibandingkan dengan paduan perunggu standar |
| Ketahanan aus dan kemampuan mesin yang baik | Membutuhkan pengelasan dan permesinan yang terampil |
| Aplikasi serbaguna di sektor kelautan dan industri | Ketersediaan terbatas di wilayah tertentu |
Produk dan Perbandingan Serupa
| Jenis/Properti Paduan | Perunggu Aluminium Nikel C63020 | Perunggu Aluminium C95400 | Perunggu Aluminium C62300 |
|---|---|---|---|
| Komposisi (%) | Cu: 87.0-90.0, Al: 4.0-5.5, Ni: 4.0-5.5 | Cu: 88,0, Al: 10,0 | Cu: 88,0, Al: 10,0 |
| Kekuatan Tarik (MPa) | 690-930 | 500 | 600 |
| Kekuatan Hasil (MPa) | 380-585 | 200 | 250 |
| Aplikasi | Kelautan, dirgantara, industri | Bantalan, roda gigi, busing | Katup, perlengkapan |
Kesimpulan
Perunggu Aluminium Nikel C63020 menawarkan sifat mekanik dan ketahanan korosi yang unggul, menjadikannya ideal untuk aplikasi berat di sektor kelautan, ruang angkasa, dan industri. Komposisi dan kinerjanya memenuhi standar internasional yang ketat, memastikan keandalan dan daya tahan di berbagai lingkungan operasional.













